Saturday, October 14, 2017

Metode Aplikasi Pompa Air Tenaga Angin (PATA)

Ada beberapa metode atau tahapan cara aplikasi PATA (Pompa Air Tenaga Angin)
diantaranya adalah seperti yang kami sampaikan ini


Bagaimana mengukur kecepatan angin tanpa anemometer ?  Kecepatan angin dapat diukur menggunakan skala Boufort berikut ini

 Atau dengan gambaran skala boufort berikut

semoga bermanfaat. kami selalu mendampingin ide cerdas anda


Bengkel Rekayasa Teknik
Alhytech Engineering
Sukorame Gandusar Trenggalek
Telp. 081335981650
         XL. 087852487456
amintrenggalek@gmail.com
www.alhytech.blogspot.co.id

Saturday, October 7, 2017

PLTMH (Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro)

PLTMH adalah suatu pembangkit listrik skala kecil yang menggunakan tenaga air sebagai tenaga penggeraknya seperti, saluran irigasi, sungai atau air terjun alam dengan cara memanfaatkan tinggi terjunan (head) dan jumlah debit air. Mikrohidro merupakan sebuah istilah yang terdiri dari kata mikro yang berarti kecil dan hidro yang berarti air. Secara teknis, mikrohidro memiliki tiga komponen utama yaitu air (sebagai sumber energi), turbin dan generator.Mikrohidro mendapatkan energi dari aliran air yang memiliki perbedaan ketinggian tertentu. Pada dasarnya, mikrohidro memanfaatkan energi potensial jatuhan air (head). Semakin tinggi jatuhan air maka semakin besar energi potensial air yang dapat diubah menjadi energi listrik. Di samping faktor geografis (tata letak sungai), tinggi jatuhan air dapat pula diperoleh dengan membendung aliran air sehingga permukaan air menjadi tinggi. Air dialirkan melalui sebuah pipa pesat kedalam rumah pembangkit yang pada umumnya dibagun di bagian tepi sungai untuk menggerakkan turbin atau kincir air mikrohidro. Energi mekanik yang berasal dari putaran poros turbin akan diubah menjadi energi listrik oleh sebuah generator. Mikrohidro bisa memanfaatkan ketinggian air yang tidak terlalu besar, misalnya dengan ketinggian air 2.5 meter dapat dihasilkan listrik 400 watt. Relatif kecilnya energi yang dihasilkan mikrohidro dibandingkan dengan PLTA skala besar, berimplikasi pada relatif sederhananya peralatan serta kecilnya areal yang diperlukan guna instalasi dan pengoperasian mikrohidro.

Study Lapangan  Membangun PLTMH
Study lapangan dengan mengukur beberapa kebutuhan data diantaranya debit air dan potensi terjunan. dua data ini sangat menentukan seberapa besar potensi listrik yang dapat di bangkitkan.


Sungai Potensial PLTMH




Skema PLTMH

Pemilihan Jenis Turbin
Ada beberapa jenis turbin, diantaranya crossflow dan Straflow, pemilihan jenis turbin ini  menyesuaikan dengan potensi dan terjunan yang ada. 
Turbin Cross-Flow adalah salah satu turbin air dari jenis turbin aksi  (impulse turbine). Prinsip kerja turbin ini lebih menguntungkan dibanding dengan pengunaan kincir air maupun jenis turbin mikro hidro lainnya. Penggunaan turbin ini untuk daya yang sama dapat menghemat biaya pembuatan penggerak mula sampai 50 % dari penggunaan kincir air dengan bahan yang sama.
Penghematan ini dapat dicapai karena ukuran Turbin Cross-Flow lebih kecil dan lebih kompak dibanding kincir air. Diameter kincir air yakni roda jalan atau runnernya biasanya 2 meter ke atas, tetapi diameter Turbin Cross-Flow dapat dibuat hanya 20 cm saja sehingga bahan-bahan yang dibutuhkan jauh lebih sedikit, itulah sebabnya bisa lebih murah.
Demikian juga daya guna atau effisiensi rata-rata turbin ini lebih tinggi dari pada daya guna kincir air. Hasil pengujian laboratorium yang dilakukan oleh pabrik turbin Ossberger Jerman Barat yang menyimpulkan bahwa daya guna kincir air dari jenis yang paling unggul sekalipun hanya mencapai 70 % sedang effisiensi turbin Cross-Flow  mencapai 82 % ( Haimerl, L.A., 1960 ).
Tingginya effisiensi Turbin Cross-Flow ini akibat pemanfaatan energi air pada turbin ini dilakukan dua kali, yang pertama energi tumbukan air pada sudu-sudu pada saat air mulai masuk, dan yang kedua adalah daya dorong air pada sudu-sudu  saat air akan meninggalkan runner. Adanya kerja air yang bertingkat ini ternyata memberikan keuntungan dalam hal effektifitasnya yang tinggi dan kesederhanaan pada sistim pengeluaran air dari runer. Pada beberapa study lapangan jenis turbin ini dapat dibangun oleh workshop lokal dengan harga yang murah. 



Model Crossflow

Turbin Kaplan (Propeler)
Ciri-ciri turbin Propeller menurut boyle (1996:204-205) adalah :
1.     Memerlukan debit air yang sangat besar
2.     Ketinggian muka air hanya beberapa meter
3.     Kecara teknis bentiknya lebih sederhana tapi membutuhkan perubahan kekuatan  
        yang sangat besar untuk merubah sudut blade.
4.     Model sudut dengan blade membelit dengan bagian pusat.
             Prinsip kerjanya yaitu dimana sebuah turbin Kaplan berlari secara penuh dibawah 
             permukaan air sehingga tekanan yang berbeda meleti sudu-sudu.sedangkan 
             model rumah turbin anonym(2002)pada poros vertical memerlukan rumah turbin 
             berbentuk spiral atau rumah keong.

Turbin Kaplan

Bersambung

Friday, October 6, 2017

Pompa Air Tenaga Angin Sumbu Vertikal

Sumbu vertikal banyak digunakan pada pembangkit listrik karena memiliki sifat torsi rendah dengan kecepatan tinggi, artinya tenaga yang dihasilkan kecil, namun memiliki kecepatan putar yang tinggi. generator low rpm (generator yang dapat menghasilkan listrik dengan putara rendah) sangat cocok menggunakan sistem kincir / blade dengan sumbu vertikal.

Dalam aplikasi pompa air tenaga angin, sumbu vertikal memerlukan spesifikasi pompa yang khusus. pompa yang cocok untuk sumbu vertikal adalah spiral pipe atau dapat kita sebut dengan pompa arcimides. pompa ini tidak memerlukan gesekan pada pekerjaan valve. ia bekerja berputar sesuai dengan kecepatan angin, dan mengangkat air sampai tempatnya.


Desain Vertikal Axis (sumbu tegak)



Total head atau daya dorong sistem pompa arcimides tergantung besar kecilnya penghantar, dimana semakin kecil diameter maka semakin tinggi, semakin besar diameter semakin rendah.
Aplikasi sistem pompa ini dapat di telaga, sungai dan mata air. untuk sumur memerlukan diameter pengeboran yang lebih besar dibanding dengan sumbu horizontal

Alhytech Engineering
www.alhytech.blogspot.co.id
081335981650

Pompa Air Tenaga Angin untuk Air Permukaan

Desain pompa air tenaga angin untuk air owmukaan cocok untuk di aplikasi pada telaga,  sirkulasi air kolam dan sumber air datar. Kecepatan angin yang dibutuhkan minimal 2/ms atau  15km / jam. Beban pompa semakin ringan karena sistem pompa diletakkan didekat sumber air,  sehingga ada efisiensi ketika gearbox bergerak.

Wednesday, September 6, 2017

Pompa Hidram Untuk Pembelajaran

Berikut ini adalah Video Produksi Pompa Hidram untuk Pembelajaran kepada para siswa, mahasiswa dan para pemerhati Teknologi Tepat Guna. Desain dan produksi oleh Alhytech Engineering Desa Sukorame Gandusari Kabupaten Trenggalek Jawa Timur Telp (0355) 878454    
 Hanphone 081 335 981 650


Pompa Hidram Untuk Pembelajaran

Mempersiapkan generasi yang memiliki kepedulian kepada perkembangan Teknologi Tepat Guna adalah kewajiban kita bersama untuk memperkenalkan sejak dini, Teknologi Tepat guna  yang sederhana sampai pada yang komplek. Desain pompa hidram untuk pembelajaran terbuat dari bahan yang ada disekitar kita, artinya apabila ada kerusakan dapat dicari di toko terdekat. metode memperkenalkan, menyederhanakan barang yang rumit, membagi pengalaman dan keahlian perlu kita bersama tularkan kepada siapapun disekitar kita. 
Dari wacana diatas kami dari Team Alhytech Engineering mendesain sebuah pompa hidram yang dapat membantu para siswa, mahasiswa atau masyarakat untuk memahami sistem dan kinerja pompa hidram. semoga bermanfaat untuk kita semua.amin

Gambar Pompa Hidram Untuk Pembelajaran