Thursday, January 21, 2016

Pompa Air Tenaga Surya (Solar Pump)

Kita tentu mengenal bahwa energi matahari adalah energi yang mampu menjangkau hampir seluruh pelosok di indonesia, dikarenakan negara kita dilewati oleh garis edar matahari (katulistiwa). Energi ini belum banyak dimanfaatkan untuk pemenuhan kebutuhan air, untuk minum maupun pertanian. Menurut hasil analisa kami ada beberapa faktor mengapa energi matahari ini belum begitu memasyarakat. :
1. Panel Surya masih di impor dari luar negeri hal ini menyebabkan dari segi harga, dan sistem pemasaran masih sangat terbatas pada kota-kota besar, seperti surabaya, jakarta. sampai tulisa ini kami tulis belum ada solar panel produksi dalam negeri Indonesia. 

2. Pompa Submersible DC, harganya lebih dari $2000. ini jika kita kurskan ke rupiah, seperti saat ini Rp. 14.000 Lebih. satu unit pompa saja bisa bernilai lebih dari Rp. 25.000.000, Gile benar. Pompa submersible adalah pompa yang ditanam didalam sumur. Pompa ini menggunakan tegangan DC, sehingga kerja pompa tergantung dengan temperatur sinar matahari. semakin panas semakin kenceng kerjanya. Apabila dipasang batrey, kinerja pompa lebih stabil. dan sampai tulisan ini belum ada merk Asli Indonesia, yang ada dipasar adalah pompa buatan german, china dan amerika.

Ada sebenarnya sistem konversi energi. yaitu mengubah energi listri DC dari solar cell menjadi  AC menggunakan konverter. alat ini memerlukan energi untuk bekerjanya, atau bebanya bisa mencapai 20%. artinya beban pompa yang akan kita pasang bertambah dengan beban peralatan konversi ini. jika pompa kita 200 watt. Bila dihidupkan dalam waktu 12 Jam maka totol beban 200 x 12=2400 watt ditambah 20% x 2400 = 480 watt. sehingga total beban 2400 + 480 = 2880 watt.
Ini berarti kita pelu menambah panel surya untuk memiliki angka lebih dari pada nilai kebutuhan watt kita.

Gambar Desain Pompa Tenaga Surya




Untuk menentukan jumlah solar panel yang kita akan pasang dengan beban 2880 watt adalah dengan melihat spesifikasi panel surya yang ada di pasaran. kita menemukan dipasar dengan satuan WP (watt peak), semakin tinggi nilai WPnya harga juga semakin tinggi. kita bisa mengira kira harga per WP mencapai Rp. 30.000 an.    kita ambil contoh solar panel 100 wp dalam beberapa kasus mampu memberikan listrik 500 watt hasil dari 100 x 5 jam sinar maksimal, bila kita ambil minimal, tergantung panas didaerah anda masing-masing.  Berapa jumlah solar panel nya ...? 2880 : 500 = 5,7 dibulatkan menjadi 6 buah panel surya dengan spesifikasi 100 wp dan tersinari selama 5 jam. bila anda ragu bisa dilebihkan.

Desain Aplikasi Pompa Air Tenaga Surya
Smart Water Supply





Saya memprediksi bahwa beberapa tahun yang akan datang akan datang sebuah tren baru dimana air sebagai sumber kehidupan memiliki harga yang mahal. mahalnya air tidak karena krisis air/kekeringan, namun kelayakan dan nilai kesehatan yang menentukanya. dengan sistem yang cerdas dan ramah lingkungan, tatanan kebutuhan masyarakat itu dapat terlayani dengan baik. 



Untuk aplikasi lebih lanjut, dari desain, Instalasi dan training calon operator bisa konsultasi dengan kami :

Bengkel Rekayasa Teknik Alhytec
Jl. Raya Sukorame Gandusari Trenggalek
Telp. 081335981650

Saturday, December 12, 2015

Pompa Hidram Tulakan Pacitan Jawa Timur

Aplikasi pompa hidram untuk pemenuhan air bersih Dusun Ngelo Desa Jetakan Kecamatan Tulakan Kabupaten Pacitan Jawa Timur. Berangkat dari kebutuhan akan air yang sangat diperlukan untuk air minum dan kebutuhan lainya, Kasun Ngelo yaitu Bapak Adji Kurniawan, memimpikan suatu alat yang dapat membantu warganya akan kebutuhan air.  Alat yang hemat energi dan mudah perawatanya. dari ide tersebut bertemulah dengan kami Alhytech Enginering untuk berupaya mengaplikasikan pompa hidram dengan semangat gotong royong 
Setelah dilakukan study lapangan, diperoleh data;  potensi debit air 80 liter/menit, potensi terjunan air 11 meter, tinggi vertikal tujuan 55 meter, panjang pipa sampai tujuan 600+ m. Beberapa gambar berikut mewakili  rangkuman kegiatan aplikasi pompa hidram untuk pemenuhan air bersih di Dusun Ngelo, Jetakan Tulakan Pacitan Jawa Timur....

Menelusuri Kali Sapi Menuju Sumber 

Jarak antara sumber air dan lokasi calon bak penenang lebih dari 400 m, melingkar bukit, melewati sebuah sungai yang bernama Kali Sapi (Sungai Sapi) yang menurut cerita penduduk setempat, dulu ada seekor sapi terseret oleh laju air sungai ini ketika banjir.


Baju Merah Pak Kasun Adji Kurniawan, Pak Kisut, dan Amin

Di kisahkan bahwa sudah ada usaha yang dilakukan sebelumnya untuk menaikkan air dari lokasi ini menuju tempat penampungan warga. Dengan metode grafitasi, dimana air di alirkan dengan pipa ukuran yang lebih besar, meluncur ke lembah, dan naik dengan pipa yang ukuranya lebih kecil. Namun usaha ini belum membawa keberuntungan. Warga ada yang merasa putus asa, dan enggan untuk melakukan usaha, apalagi untuk iuran dana guna melakukan uji coba menaikkan air ini. Dengan upaya mandiri dari dua orang disamping saya tersebut, sebuah pertaruhan dilakukan, untuk usaha menaikkan air, yang tentunya banyak kendala dan tantangan dari warganya.

Perjalanan Ke Lokasi dimulai

Untuk menuju lokasi Dusun Ngelo tidak terlalu sulit, namun dengan membawa peralatan dan pipa, kami harus melewati Tulakan-Nglaran untuk mecari rute yang mudah untuk dilalui....Ada pak Katwanto (Baju Biru Panjang) teman satu Gotak (Satu Kamar) Saat di Al Idris Ponorogo, Ada mas Danu (lihat hp) Mas Bekti dan Baju ungu Pak sopir tangguh asal. Perjalanan di tempuh lebih dari satu jam dengan melewati jalan dengan berbagai model dan tipe....

 Berangkat dari Rumah Pak Kasun Ngelo Menuju Lokasi



Pengukuran dan Penentuan Titik pompa bersama sama


Pak Kisut Melakukan Pencangkulan Perdana lokasi Pompa

Yang membuat kita semua semangat adalah bersama mewujudkan sebuah impian, gotong royong penuh semangat. teriring doa semoga dapat tercapai..

 Gotong Royong Warga Mengaduk Bahan Pasangan


Pemasangan Pompa dilakukan oleh warga

Dihari Rabu Tanggal 2 Desember 2015, telah ditentukan titik dan tak terduga pompa juga sudah terpasang dengan cepat. Gotong royong itu membuat pekerjaan berat menjadi ringan....saya sangat salut dengan kekompakan warga Ngelo.

 Pemasangan Pipa peluncur



Landscape Sistem Pompa Hidram

Berikut ini video Uji Kerja Pompa Hidram
video

Kini Air Sudah dekat,  Terima kasih bapak


Pada Ketinggian 50 M+ debit air = 20 Liter/menit

 Semangat I


Semangat Terus

Terima kasih kepada seluruh warga Ngelo, semoga usaha kita bermanfaat sampai anak cucu nanti. Mari bersama jaga bumi kita untuk tetap lestari, indah dan damai

video 
Senyum untuk kebahagian bersama
Head 55 m

Terima Kasih
Alhytech Engineering
Sukorame Gandusari Trenggalek Jatim
Telp. 081335981650






Tuesday, November 3, 2015

Mengukur Tinggi (Head Tujuan pompa hidram) dengan tepat

Ada agenda yang harus dilakukan dalam aplikasi pompa hidram adalah mengukur tinggi tujuan kemana hasil pompa hidram di alirkan atau ditampung. Berikut ini cara pengukuran yang tepat dengan alat yang sederhana, bahan yang dibutuhkan untuk teknik pengukuran ini adalah
1. Sediakan sebuah penyangga dari bambu atau kayu/besi yang lurus dengan ukuran tepat ( contoh 4 meter)
2. Sediakan tali dari nilon/senar/rafia yang lurus dan kuat
3. Dibutuhkan 3 personel untuk melakukan pengukuran ini

Kemudia lakukan seperti pada gambar berikut

Caranya;
- orang ke 1 , membawa tali ke permukaan yang lebih tinggi
- orang ke 3 , menempatkan penyangga pada titik awal pengukuran,
- orang ke 2, melihat,keseimbangan/ rata-rata air rentangan tali
- orang ke 1, mengikuti perintah orang ke 2, untuk keseimbangan
- Setelah seimbang, orang ke 2 mencatat , orang ke 1 menandai lokasi
- dan terus menuju lokasi yang di inginkan

Tali yang berwarna merah, dapat digunakan untuk mengukur panjang lantai dari titik awal sampai ke titik tujuan. sehingga dapat untuk memperkirankan kebutuhan pipa saluran hasil. dari pengukuran metode ini akan diperoleh data sebagai berikut

Data yang diperoleh adalah antara jarak BC dan jarak antara BA, selanjutnya kita dapat memperkirakan panjang jarak antara AC dengan perhitungan rumus segitiga sederhana, salah satunya adalah rumus dibawah ini.

Selamat mencoba dan semoga bermanfaat....
Untuk mengetahui spesifikasi pompa hidram anda dapat klik disini 





Monday, October 5, 2015

Pengaruh Sudut Lengkung Kipas Pompa Air Tenaga Angin Terhadap Torsi Gear System

Kipas/ Blade adalah komponen pada pompa air tenaga angin (PATA) yang berguna untuk menangkap energi angin dari berbagai arah mata angin. Energi ini di tangkap oleh daun-daun kipas yang tersusun dengan sudut kemiringan tertentu. Sudut kemiringan ini perpengaruh seberapa kekuatan angin yang ada dilokasi diaplikasikan PATA. Sudut kemiringan ini juga dapat dipergunakan sebagai pengaman dimana saat terjadi potensi berlebih, angin topan dan badai, sehingga mesin dan sistem PATA dapat diselamatkan. Sistem pengaman ini terdiri dari sistem sensor kecepatan angin, diteruskan pada sistem pengolah, sistem pengolah menjalankan sistem mekanik hidrolis untuk mengubah sudut kipas pada posisi tertentu.



Sudut Kipas disisi fungsingya sebagai penangkap energi dan pengaman, disisi hasil berpengaruh terhadap kekuatan putar/gerak sistem gearbox. Kekuatan gerak yang dihasilkan oleh gearbok untuk mengangkat sistem pompa tergantung juga pada posisi sudut kipas saat menaangkap energi. Dengan melihat runtutan posisi penting sudut kipas, kedepan desain PATA yang baik adalah mampu menyesuaikan potensi yang ada di lokasi diaplikasikanya pompa, dengan menghasilkan energi yang mendekati kebutuhan pada sisi pemanfaatan. Akan ada pada hari ini dan kedepan  istilah smart control pada  sistem kipas pompa air tenaga angin. PATA, semoga terealisasi

Monday, August 3, 2015

Tidak Ada Terjunan, Bagaimana Pompa Hidram di Aplikasikan..?

Ada beberapa cara untuk merekayasa Terjunan air, supaya daya hantaman tetap kita dapatkan untuk menggerakkan katub pompa hidram. Gambar ini mengambil contoh sebuah danau dengan sumber air yang melimpah namun di sekitar lokasi tidak ada potensi terjunan air. maka kita perlu merekayasa terjunan tersebut. dengan mendesain sedemikian rupa, pompa hidram dapat bekerja seperti biasanya.




Keterangan Gambar;
1. Pelampung air yang dapat menahan gelombang dan mengikuti naik turunnya permukaan air dikala surut/pasang
2. Pipa input yang dihubungkan dengan pelampung menuju bak penenang
3. Bak penenang yang disesuaikan dengan kondisi dimana surut air sumber pali dalam.
4. Pipa peluncur dengan besaran tertentu menyesuakan dengan besaran pompa
5. Pompa hidram dan rumah pompa yang kedap air dan aman dari longsor, dilengkapi dengan ruang air sisa
6. Tabung terminal dimana hasil beberapa pompa hidram dihubungkan menjadi satu (paralel)
7. Aliran air sisa yang dapat dimanfaatkan untuk irigasi dan keperluan lain
8. Saluran dan air hasil menuju lokasi dimana dibutuhkan

Demikian Semoga Bermanfaat
Alhytech Engineering
Telp. 081335981650     08785248 7456
(0355) 878454   EMAIL :amintrenggalek@gmail.com
Desa Sukorame Kecamatan Gandusari  Kab. Trenggalek Prop. Jawa Timur Indonesia
kode pos 66272


Sunday, June 14, 2015

Uji Coba Pompa Hidram

Untuk mengetahui kinerja pompa hidram sebelum dilakukan instalasi, sangat perlu kita melakukan  uji kelayakan kerja. untuk rekan rekan peminat pompa hidram dapat melihat ling video berikut; https://youtu.be/qziN_qKqTa4

Dalam uji coba ini terjunan 3 meter. dengan panjang pipa peluncur 12 meter. head 11 meter, memiliki debit air 20 liter / menit. semoga bermanfaat. 

Bengkel Rekayasa Teknik dan Energi Terbarukan
ALHYTECH ENGINEERING
Sukorame Gandusari Trenggalek
Telp. (0355)878454
Hanphone : 081335981650
WA.087852487456

Tuesday, April 14, 2015

Sistem Manajemen Pengairan Dengan Pompa Hidram

Pembangunan pompa hidram sebaiknya di sertakan pula didalamnya rencana pengelolaan sistem baik jangka menengah dan panjang. Pengelolaan dalam penyaluran air, perawatan dan perbaikan. Kelancaran pompa hidram selain sistem teknis pompa, juga sangat dipengaruhi oleh ketiga faktor tersebut. Sistem pompa yang baik didukung dengan pengelolaan yang telaten dan sabar, akan berdampak positif, baik kepada sistem pompa, pengguna, dan alam sekitar. 
Gambar Distribusi Pompa Hidram

Distribusi air kepada pengguna, perlu sebuah sistem yang adil dan merata. setiap rumah dipasang meteran untuk mengukur penggunaan dan  pengaman kebocoran. Pada Tandon hasil dengan sistem prioritas, dengan pemasangan leveling saluran distribusi. Sebagai contoh; apabila prioritas utama adalah untuk air warga, maka pipa input  saluran ke warga di posisikan lebih rendah permukaanya dibanding dengan saluran instan dan saluran ke lahan pertanian. Pada bak tandon utama tidak memerlukan stop otomatis atau pembatas hidram untuk memompa, yang diperlukan adalah sistem penyaluran yang lebih luas artinya apabila hasil pompa besar perlu ada tandon sekunder lebih banyak...bersambung